Gethuk Pisang Kediri dan Cara Pembuatanya

loading...


Selain tahu takwa, tidak lengkap rasanya kalau ke Kediri tidak membawa oleh-oleh gethuk pisang. Makanan ini sangat familiar jika anda datang ke Kediri. Rasanya yang manis legit akan menggoda selera anda untuk selalu ingin menikmatinya. Gethuk pisang biasanya juga disebut gethuk gedhang dalam bahasa jawa dan dikemas dengan bungkus daun pisang dan berbentuk seperti lontong.

Keberadaan gethuk pisang sebagai salah satu ikon kuliner Kota Kediri telah mengguratkan riwayat tersendiri. Meskipun belum diketahui mengenai asal-usul si manis dari Kediri ini, namun tradisi pembuatan dan pengolahan gethuk pisang diyakini sudah berlangsung secara turun-temurun dan diwariskan lintas generasi. Konon, gethuk pisang ini sudah populer sejak zaman Kerajaan Kadiri dan menjadi makanan kesukaan Dewi Sekartaji, putri dari Kerajaan Jenggala (pecahan dari Kerajaan Kadiri

Apabila Anda menginginkan gethuk pisang khas Kediri untuk oleh-oleh, Anda dapat membelinya di toko-toko itu, namun sekali lagi harus diingat, karena bahan-bahan dan proses pembuatan gethuk pisang dilakukan secara natural, maka Anda harus memperhitungkan juga daya tahan si gethuk pisang yang manis legit namun tidak tahan lama ini. Anda pun bisa langsung menyantap kelezatan gethuk pisang di kios-kios yang menyediakan sembari menikmati suasana Kota Kediri. Selain itu, keberadaan gethuk pisang sangat mudah juga Anda temukan di jalan-jalan utama Kota Kediri karena penganan ini sering dijajakan oleh para pedagang asongan maupun di lapak-lapak yang banyak berjajar di tepi jalan raya.

Cara Membuatnya :
Bahan:
- Pisang raja nangka 5 sisir (10 kilogram), cuci bersih
- Gula pasir 425 gram
- Garam secukupnya
- Daun pisang secukupnya.

Cara membuat:
1. Kukus pisang hingga matang, kurang lebih 5 jam. Angkat dan kupas.
2. Campur pisang, gula pasir dan garam.
3. Padatkan adonan, biarkan uap panasnya hilang.
4. Bungkus dengan daun pisang menyerupai lontong, semat ujungnya dengan lidi.
5. Hasilnya bisa 35 bungkus.

Tips :
1. Gunakan bahan pisang yang sudah tua namun masih keras agar hasil getuk tidak lembek.
2. Saat menumbuk, sebaiknya pisang masih dalam keadaan panas agar cepat halus.
3. Agar warnanya lebih cerah, tambahkan sedikit pewarna makanan.
loading...

JANGAN LUPA! TINGGALKAN JEJAK DISINI KAWAN