loading...

Manfaat Pisang dan Cara Mengolah Pisang




Pisang

Pisang adalah nama umum yang diberikan pada tumbuhan terna raksasa berdaun besar memanjang dari suku Musaceae. Beberapa jenisnya (Musa acuminata, M. balbisiana, dan M. paradisiaca) menghasilkan buah konsumsi yang dinamakan sama. Buah ini tersusun dalam tandan dengan kelompok-kelompok tersusun menjari, yang disebut sisir. Hampir semua buah pisang memiliki kulit berwarna kuning ketika matang, meskipun ada beberapa yang berwarna jingga, merah, hijau, ungu, atau bahkan hampir hitam. Buah pisang sebagai bahan pangan merupakan sumber energi (karbohidrat) dan mineral, terutama kalium.



Nilai energi pisang

Nilai energi pisang sekitar 136 kalori untuk setiap 100 gram, yang secara keseluruhan berasal dari karbohidrat. Nilai energi pisang dua kali lipat lebih tinggi daripada apel. Apel dengan berat sama (100 gram) hanya mengandung 54 kalori. 

Karbohidrat pisang menyediakan energi sedikit lebih lambat dibandingkan dengan gula pasir dan sirup, tetapi lebih cepat dari nasi, biskuit, dan sejenis roti. Oleh sebab itu, banyak atlet saat jeda atau istirahat mengonsumsi pisang sebagai cadangan energi. 

Kandungan energi pisang merupakan energi instan, yang mudah tersedia dalam waktu singkat, sehingga bermanfaat dalam menyediakan kebutuhan kalori sesaat. Karbohidrat pisang merupakan karbohidrat kompleks tingkat sedang dan tersedia secara bertahap, sehingga dapat menyediakan energi dalam waktu tidak terlalu cepat. Karbohidrat pisang merupakan cadangan energi yang sangat baik digunakan dan dapat secara cepat tersedia bagi tubuh. 
Gula pisang merupakan gula buah, yaitu terdiri dari fruktosa yang mempunyai indek glikemik lebih rendah dibandingkan dengan glukosa, sehingga cukup baik sebagai penyimpan energi karena sedikit lebih lambat dimetabolisme. Sehabis bekerja keras atau berpikir, selalu timbul rasa kantuk. Keadaan ini merupakan tanda-tanda otak kekurangan energi, sehingga aktivitas secara biologis juga menurun. 
Untuk melakukan aktivitasnya, otak memerlukan energi berupa glukosa. Glukosa darah sangat vital bagi otak untuk dapat berfungsi dengan baik, antara lain diekspresikan dalam kemampuan daya ingat. Glukosa tersebut terutama diperoleh dari sirkulasi darah otak karena glikogen sebagai cadangan glukosa sangat terbatas keberadaannya. 
Glukosa darah terutama didapat dari asupan makanan sumber karbohidrat. Pisang adalah alternatif terbaik untuk menyediakan energi di saat-saat istirahat atau jeda, pada waktu otak sangat membutuhkan energi yang cepat tersedia untuk aktivitas biologis. 
Namun, kandungan protein dan lemak pisang ternyata kurang bagus dan sangat rendah, yaitu hanya 2,3 persen dan 0,13 persen. Meski demikian, kandungan lemak dan protein pisang masih lebih tinggi dari apel, yang hanya 0,3 persen. Karena itu, tidak perlu takut kegemukan walau mengonsumsi pisang dalam jumlah banyak. 

Pisang kaya mineral
Pisang kaya mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, kalsium, dan besi. Bila dibandingkan dengan jenis makanan nabati lain, mineral pisang, khususnya besi, hampir seluruhnya (100 persen) dapat diserap tubuh. Berdasarkan berat kering, kadar besi pisang mencapai 2 miligram per 100 gram dan seng 0,8 mg. Bandingkan dengan apel, yang hanya mengandung 0,2 mg besi dan 0,1 mg seng untuk berat 100 gram. 
Kandungan vitaminnya sangat tinggi, terutama provitamin A, yaitu betakaroten, sebesar 45 mg per 100 gram berat kering, sedangkan pada apel hanya 15 mg. Pisang juga mengandung vitamin B, yaitu tiamin, riboflavin, niasin, dan vitamin B6 (piridoxin). 
Kandungan vitamin B6 pisang cukup tinggi, yaitu sebesar 0,5 mg per 100 gram. Selain berfungsi sebagai koenzim untuk beberapa reaksi dalam metabolisme, vitamin B6 berperan dalam sintetis dan metabolisme protein, khususnya serotonin. Serotonin diyakini berperan aktif sebagai neurotransmiter dalam kelancaran fungsi otak. 
Vitamin B6 juga berperan dalam metabolisme energi yang berasal dari karbohidrat. Peran vitamin B6 ini jelas mendukung ketersediaan energi bagi otak untuk aktivitas sehari-hari. 

beberapa manfaat pisang seperti berikut : 
1. Memiliki kandungan antioksidan tinggi 
Meski harganya murah, kandungan nutrisi pada buah pisang tidak kalah dengan buah-buahan lain yang lebih mahal. Salah satu kandungan paling tinggi yang terdapat pada pisang adalah antioksidan. Antioksidan adalah fitokimia yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh kita dan hanya ditemukan pada tumbuhan. 
Berdasarkan USDA National Nutrient Database, pisang mengandung berbagai macam antioksidan, diantaranya adalah beta-karoten, lutein, selenium, vitamin A, C, dan E. 
Karetenoid antioksidan seperti beta-karoten, membantu melindungi sel dari kanker, diabetes dan sakit jantung (kardiovaskular). Lutein yang juga masuk ke bagian karotenoid, berfungsi sebagai sunblock alami untuk retina dan menurunkan risiko pembentukan katarak pada mata. 
Sementara itu, berdasarkan Canadian Hournal of Dietetic Practice and Research, selenium mengambil peran untuk mengatur fungsi imun dan mengatasi rheumatoid arthritis, AIDS, dan kanker prostat. 
Vitamin C yang terdapat pada pisang mampu mengobati penyakit kudis, infeksi saluran kencing, dan membantu absorbs zat besi pada tubuh. Penelitian yang lain mengungkapkan bahwa vitamin C berperan dalam pengobatan Alzheimer, anemia, arthritis, asma, dan kanker.
National Institutes of Health melaporkan bahwa vitamin E memberikan manfaat untuk jantung yang berperan untuk membesarkan pembuluh jantung dan menekan pembentukan gumpalan darah. Manfaat lain dari vitamin E yakni untuk mencegah penyakit jantung, kanker, kelainan fungsi mata dan penyakit lain yang disebabkan oleh radikal bebas. 

2. Menjaga kesehatan sistem pencernaan 
Tidak hanya rasanya yang enak, pisang pun memiliki kandungan potassium/kalium dan serat yang tinggi. Kalium yang terdapat pada pisang ini membantu untuk meringankan fungsi kerja otot. Orang dewasa setidaknya membutuhkan kurang lebih 4.700 mg kalium setiap harinya, dan satu buah pisang utuh mampu memenuhi kebutuhan kalium seseorang hingga 500 mg. 
Selain kalium, pisang juga mengandung serat yang tinggi. Penelitian yang dilakukan Harvard School of Public Health mengungkapkan bahwa hampir 70 persen bagian pisang adalah serat. 
Jenis serat yang terdapat pada pisang ini adalah serat tak larut (insoluble) yang mampu membantu meringankan proses pencernaan. Mengonsumsi pisang akan memberikan efek kenyang pada tubuh Anda dan mampu mencegah konstipasi (sembelit) dan menurunkan risiko terkena berbagai penyakit, seperti peradangan pada bagian perut yang disebutdiverticular disease. 
Jenis serat lain yang terdapat pada pisang adalah serat larut (soluble) yang terdapat sekitar 30 persen pada bagian pisang. Serat soluble dapat memperlambat absorbsi karbohidrat dan lemak, serta dapat menjaga kadar gula darah Anda. Sebuah penelitian yang diungkap padaJournal of Nutritional Biochemistry menemukan bahwa serat soluble pada pisang ini mampu melindungi usus dari beberapa tipe bakteri seperti Salmonella dan Clostridium. 

3. Membantu menurunkan berat badan 
Pisang mengandung serat tinggi yang dapat membantu proses penurunan berat badan. Selain itu, pisang juga mengandung jumlah kalori sedang, sehingga dapat Anda masukkan ke menu diet Anda. 
Satu buah pisang utuh berukuran 20 cm memiliki kalori sebesar 121 kalori, sementara pisang dengan ukuran 15 cm mengandung 90 kalori. Pisang menyediakan kalori yang cukup untuk dijadikan makanan selingan. Namun, jika Anda mengonsumsi pisang secara berlebihan, maka yang ada kalori pada pisang justru akan merusak diet Anda. Selain kebutuhan kalorinya yang sedang, alasan lain mengapa Anda harus menambahkan pisang ke menu diet Anda adalah kandungan kalium dan vitamin B6-nya yang tinggi, yaitu sekitar 10 persen pada pisang. 
Diet dengan pisang memungkinkan Anda untuk makan lebih banyak sementara jumlah kalori yang masuk ke tubuh Anda tetap sedikit. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukanCenters for Disease Control and Prevention. Mengonsumsi pisang saat diet juga memungkinkan Anda untuk dapat menjaga rasa kenyang pada perut Anda, karena dengan kandungan serat yang tinggi, pisang juga mengandung 75 persen air. 

4. Menjaga kesehatan jantung 
Para pakar nutrisi beranggapan bahwa manfaat pisang sangat beragam, salah satunya untuk menjaga kerja jantung agar tetap optimal. Selain seratnya yang tinggi, pisang memiliki kandungan kalium yang tinggi (sementara kadar natriumnya rendah), yang merupakan kombinasi paling ampuh untuk menjaga tekanan darah dan fungsi jantung. Rata-rata pisang mengandung 3 gr serat, 467 mg kalium, dan hanya 1 mg natrium. 
Berdasarkan Harvard Health Publications, kandungan kalium yang terdapat pada pisang dapat mengontrol metabolisme karbohidrat dan membangun otot. Kurangnya asupan kalium pada tubuh dapat menyebabkan otot melemah dan gangguan ritme jantung. 
Akan tetapi, terlalu banyak mengonsumsi kalium juga dapat menyebabkan detak jantung yang tidak teratur dan bahkan sampai menyebabkan kematian. Untuk itu, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter Anda seberapa banyak kalium yang Anda butuhkan setiap harinya. 

5. Menurunkan kadar gula darah 
Jika Anda adalah penderita diabetes, maka sudah wajib hukumnya bagi Anda untuk menjaga kestabilan gula darah pada tubuh Anda. 
Pisang adalah salah satu buah yang tinggi karbohidrat. Jika Anda penderita diabetes, salah satu diet yang dianjurkan adalah diet karbohidrat. Hal ini dikarenakan karbohidrat dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh Anda. Meskipun begitu, pisang memiliki kandungan vitamin B-6 yang dapat mengurangi stress dan mempercepat proses metabolisme. Kedua hal ini merupakan proses penting dalam manajemen diabetes. 
Pisang juga memiliki kandungan magnesium sebanyak 8% RDI. Magnesium adalah salah satu mineral penting dalam tubuh kita. Mengonsumsi magnesium secara teratur mampu mencegah dari penyakit kronis, termasuk diantaranya tekanan darah tinggi, sakit jantung, dan juga diabetes tipe 2. Magnesium juga berperan penting untuk kesehatan tulang. 
Jika Anda ingin mengonsumsi pisang, pilihlah pisang yang masih belum terlalu matang. Karena semakin matang sebuah pisang, maka semakin tinggi pula kandungan karbohidrat di dalamnya. The Dietary Guidelines for Americans merekomendasikan setidaknya 21-25 gr pisang per hari untuk wanita, sedangkan untuk pria sebanyak 30-38 gr/harinya. 

6. Membantu meningkatkan sensitivitas insulin 
Beberapa orang yang mengalami diabetes ternyata bukan hanya bersumber dari pola makan, melainkan dikarenakan resistensi tubuh terhadap insulin. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa 15-30 gr pisang per hari mampu meningkatkan sensitivitas insulin sebanyak 33-50 persen selama setidaknya 4 minggu. 
Pisang memiliki indeks glikemik senilai 50. Dalam hal ini, semakin rendah indeks glikemiknya, maka akan semakin bagus buah tersebut. Sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh Harvard Health Publications merekomendasikan untuk mengonsumsi karbohidrat dengan indeks glikemik dibawah 55, karena makanan dengan nilai karbohidrat tersebut dapat meminimalkan kenaikan gula darah dalam tubuh dan meningkatkan insulin. 

7. Meningkatkan kesehatan ginjal 
Selain dapat mengontrol tekanan darah, pisang juga mengandung natrium yang lebih sedikit, sehingga baik untuk pasien dengan gangguan ginjal. Kandungan natrium yang sedikit mampu menurunkan risiko pembengkakan ginjal. Selain itu, rendahnya kandungan natrium pada pisang juga memberikan efek baik untuk mencegah terjadinya tekanan darah tinggi dan kerusakan pembuluh darah. 
Pisang juga memiliki kandungan kalium yang tinggi. Kalium merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh kita. Sementara itu, ginjal adalah organ utama pada tubuh kita yang mengatur kadar kalium dalam tubuh. Kadar kalium yang terlalu tinggi ataupun terlalu rendah sama-sama membahayakan. 
Untuk itu, sebelum Anda mulai mencoba memasukkan pisang ke menu sehari-hari Anda, periksalah terlebih dahulu kadar kalium pada tubuh Anda agar Anda tahu seberapa banyak kebutuhan kalium yang Anda butuhkan. 

8. Mencegah anemia 
Salah satu manfaat pisang adalah untuk mencegah anemia. Anemia disebabkan oleh rendahnya kadar hemoglobin dalam darah yang bisa disebabkan oleh rendahnya kadar zat besi atau vitamin B12. 
Selain memiliki karbohidrat dan antioksidan yang tinggi, juga mengandung zat besi dan vitamin B12 sama banyaknya. Zat besi yang terdapat pada pisang mampu menstimulasi tubuh Anda untuk memproduksi hemoglobin lebih banyak. 

9. Mengontrol tekanan darah 
Makanan yang kaya akan kalium sudah diketahui sangat penting untuk mengontrol tekanan darah tinggi. Hal ini dikarenakan semakin tinggi kalium, maka akan semakin rendah kandungan natrium di dalamnya. Kalium juga membantu untuk meringankan ketegangan pada dinding pembuluh darah, yang akan menyebabkan turunnya tekanan darah. 
Konsumsi kalium yang disarankan untuk penderita darah tinggi setiap harinya adalah sekitar 4.700 mg. Sementara dalam satu buah pisang utuh mengandung sekitar 422 mg kalium. 
Meskipun begitu, konsumsi pisang secara berlebihan tetap tidak disarankan karena kalium yang terdapat pada pisang mampu merusak sistem kerja ginjal. 

10. Meningkatkan fungsi otak 
Pisang merupakan buah yang paling mudah untuk ditemukan. Berbagai olahan pisang pun selalu ditemukan di berbagai belahan nusantara yang berbeda. 
Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan University of Texas, pisang adalah makanan yang baik untuk fungsi otak karena 99,5 persen bagiannya bebas dari lemak. Selain itu, pisang juga mengandung kalium tinggi yang dapat membantu menormalkan kadar oksigen dan mempercepat pengiriman sinyal antar sel. 
Selain kalium, pisang juga mengandung tryptophan yang bekerja untuk menaikkan mood dengan cara menstimulasi produksi hormone serotonin. Serotonin membantu menjaga mood tetap stabil dan bahagia. 
Mengonsumsi pisang sebelum tidur juga dapat membantu Anda tidur lebih nyenyak. Otak akan bekerja dengan baik jika tidur Anda nyenyak, sehingga ketika bangun, Anda akan merasakan segar dan berenergi.
Cara Mengolah Pisang Sederhana dan Simpel :
1. Kalau udah menyangkut pisang, olahan yang pertama kali muncul di kepala pastilah pisang goreng. Camilan satu ini memang mudah banget disiapkan, jadi kamu nggak perlu menghabiskan waktu banyak untuk memasaknya.
Bahan-bahan:
  • Pisang raja yang matang dan tua sisir.
  • Tepung beras 100 gr.
  • Tepung terigu 200 gr.
  • Gula pasir halus 100 gr.
  • Telur ayam 2 butir.
  • Air matang 100 cc atau secukupnya.
  • Garam secukupnya.
  • Minyak goreng secukupnya.
Cara Membuat:
Pisang dikupas, lalu dipotong kecil-kecil, dan sisihkan.
Telur dikocok dan campurkan dengan gula pasir hingga merata.
Masukkan kedua tepung dan tambahkan garam, lalu diaduk hingga merata. Tuangkan air sedkit demi sedikit sambil adonannya diaduk-aduk sampai tercampur rata dna mengental. Tambahkan pisang dan vanili, lalu diaduk rata kembali.
Panaskan minyak lalu ambil satu sendok sayur adonan dan goreng hingga berwarna kuning kecoklatan.
Kemudian angkat dan tiriskan. Kamu dapat menghidangkannya selagi panas atau hangat.

2. Biar pisang gorengmu ada variasinya, buat saja pisang goreng coklat (piscok) sebagai camilan saat beraktivitas.
Buat kamu yang udah keseringan membuat pisang goreng dan ingin ada variasi lainnya, kenapa nggak mencoba pisang goreng coklat (piscok)? Dengan rasanya yang lebih enak dan kriuk-kriuknih, dijamin kamu jadi semakin bersemangat menjalani aktivitas seharian deh.
Bahan-bahan:

  • 16 buah kulit lumpia.
  • 8 buah pisang.
  • Meses secukupnya.
  • Susu kental manis secukupnya.
  • Minyak untuk menggoreng.
Cara Membuat:
Belah pisang memanjang menjadi 2. Lalu letakkan 1 belahan di atas kulit lumpia dan diujung kulitnya.
Taburi meses dan tuangkan sedikit susu kental manis di atasnya.
Setelahnya, kamu dapat gulung olahan tersebut secara perlahan dan goreng dengan posisi gulungan yang terbuka di bawah.
Setelahnya angkat dan tiriskan. Piscok buatnmu siap dinikmati deh.

3. Ingin variasi pisang yang lainnya? Kamu bisa membuat roti bakar pisang meses lho. Biar perutmu semakin kenyang dan bisa mengganti sarapanmu di pagi hari lho.
Bahan-bahan:

  • 4 buah roti tawar, sesuai selera.
  • 1 buah pisang raja matang, dikupas dan diiris tipis.
  • Keju parut, secukupnya.
  • 1 sachet susu kental manis.
  • Meses sekucupnya.
  • Margarin, secukupnya.

Cara Membuat:
Pertama-tama kamu bisa oleskan roti dengan margarin, lalu bakar samapi warna kecoklatan. Kemudian oles lagi dengan margarin namun sedikit saja.
Taburi roti yang udah dibakar tadi dengan meses secukupnya dan merata.
Pisang yang udah disiapkan potong-potong tipis dan letakkan ke dalam roti. Tutp dengan roti satunya dan bakar sebentar, lalu diangkat.
Kalau udah, taburi roti dengan keju parut dan siap disajikan.

4. Kalau tadi kejunya diparut, coba dengan keju yang dipotong dadu yuk. Dengan bahan utamanya, roti dan pisang.Yang ingin ada rasa gurihnya lebih banyak dibanding manisnya, kamu bisa menikmati roti pisang keju nih. Asalkan keju parutnya jangan diparut tipis-tipis, tapi dipotong kecil-kecil. Biar rasa gurihnya lebih terasa dibanding manisnya.
Bahan-bahan:
  • Pisang raja tua sisir, nggak lembek.
  • Tepung terigu 750 gr.
  • Susu bubuk 50 gr.
  • Gula pasir 100 gr.
  • Ragi instan 1 bungkus (11 gr).
  • Garam halus sdt.
  • Telur 2 butir.
  • Air hangat 250 cc.
  • Mentega 50 gr.
  • Keju parut 100 gr.
  • Susu cair 50 cc.
  • Kuning telur 1, dikocok
Cara Membuat:
Campurkan tepung terigu, susu bubuk, gula pasir, ragi instan, dan garam. Lalu aduk hingga merata dan masukkan telur. Kemudian aduk, tuangi dengan air hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga air habis.
Tambahkan margarin, uleni lagi hingga adonan bisa dibentuk dan nggak lengket di tangan. Bulatkan adonan dan diamkan selama 45 menit sampai mengembang.
Adonan dikempiskan lalu bagi menjadi adonan yang beratnya 100 gr. Setiap adonannya dibentuk bulat lagi dan diamkan lagi selama 25 menit.
Pipihkan setiap adonan, kemudian isi dengan sepotong pisang dan taburi bersama keju parut yang di potong kecil-kecil, lalu tutup dan bentuk sesuai selera.
Kamu harus pastikan isi roti ada di tengah-tengah. Letakkan adonan tersebut di atas loyang yang udah diolesi dengan margarin dan diamkan biarkan lagi selama 30 menit.
Sambil menunggu, kamu dapat mengocok kuning telur dan campurkan dengan susu cair, aduk hingga rata lalu sisihkan.
Olesi permukaan adonan dengan campuran kuning telur, lalu panggang di dalam oven yang telah dipanaskan hingga matang.
Hidangkan roti selagi hangat atau panas. Roti pisang keju buatanmu siap disajikan deh.

5. Pernah dengar roti goreng ice cream? Kali ini coba buat yuk roti goreng pisang.
Kamu tentu familiar dong dengan roti goreng ice cream? Nah, ingin memberikan nuansa roti gorengnya yang berisi pisang. Agar cemilanmu semakin banyak pilihan, simak yuk resep roti goreng pisang berikut ini.
Bahan-bahan:
  • 2 buah pisang kapok, dibelah 2 memanjang.
  • 4 lembar roti tawar tanpa kulit, gilas dan tipiskan.
  • 1 butir telur, diambil putihnya.
  • Tepung panir secukupnya.
  • Meses dan keju secukupnya (untuk isian).
Cara Membuat:
Kamu dapat memulai menata pisang untuk diletakkan di tengah roti, taruh isiannya dan gulung.
Agar merekat, gulungan roti tadi celupkan pada putih telur. Jangan lupa juga gulingkan ke tepung panir.
Panaskan minyak, lalu goreng hingga berwarna kuning keemasan.


6. Pisang juga bisa dijadikan keripik lho. Biar cemilanmu ada krenyes-krenyes kayak kerupuk.
Ingin olahan pisang yang nggak terlalu mengeyangkan tapi rasanya kayak keripik? Tenang, kamu bisa kok membuat keripik pisang keju untuk menemani aktivitasmu di sore hari. Biar semakin semangat karena krenyes-krenyesnya mampu memabukkan kamu.
Bahan-bahan:
  • 10 sisir (6400 gr bersih) pisang kepok mentah.
  • 4 liter minyak goreng.
Bahan larutan pencelup:
  • 2 liter air hangat.
  • 5 sdt (20 gr) kaldu ayam bubuk.
  • 40 gr garam.
Bahan taburan:
  • 750 keju cheddar parut halus.
  • Minyak untuk menggoreng.
Cara Membuat:
Iris tipis pisang kapok dan cuci hingga bersih sebanyak tiga kali dengan air yang diganti-ganti hingga keset dan getahnya hilang. Kalau udah, silahkan tiriskan.
Goreng dalam minyak yang telah dipanaskan dengan api sedang hingga matang. Kemudian tiriskan dan dinginkan.
Untuk pencelup: aduk air hangat, kaldu ayam bubuk, dan garam sampai larut.
Lalu celupkan pisang yang udah digoreng dengan campuran pencelup dan tiriskan.
Segera taburkan keju parut di atasnya. Goreng lagi dalam minyak yang udah dipanaskan dengan api sedang hingga matang dan kering. Lalu dapat kamu angkat dan tiriskan.


7. Yang gemar menyemil makanan serba mungil, praktikkan langsung yuk membuat pisang molen mini.
Supaya cemilanmu bisa dibawa-bawa tanpa memberatkan, bikin yuk pisang molen mini. Rasanya yang fantastis nggak akan mengecewakanmu saat lagi lapar-laparnya dan butuh makanan pengganjal perut.
Bahan-bahan:
  • 150 gr tepung terigu.
  • 30 gr margarin.
  • Air secukupnya.
  • 5 buah pisang.
Cara Membuat:
Campurna tepung, margarin, dan air sampai kalis dan diamkan hingga 30 menit.
Giling secara tipis menggunakan alat seperti kayu atau botol.
Lilitkan adonan tersebut pada pisang yang sebelumnya udah dipotong kecil-kecil memanjang. Setelahnya dapat kamu goreng hingga kecoklatan.
Angkat dan tiriskan ya.
Pisang molen mini kamu udah siap dihidangkan deh.
loading...

"Lebih baik aku lelah mengejar matahari, daripada aku berdiam diri menunggu bintang jatuh"

Share this

Related Posts

loading...