loading...

Manfaat Tomat dan Penjelasan Tentang Tomat


       Tomat (Solanum jycopersicum L) termasuk famili Solanaceae. Bentuk dan warna buah tomat bervariasi, tergantung dari jenis dan varietasnya. Buah tomat dikenal sebagai buah berdaging dan mengandung banyak air. Buah tomat yang dapat digunakan untuk pengobatan adalah buah yang tidak terlalu masak, padat, dan warnanya soragam. Tomat dengan kondisi tersebut kaya akan protein, kalsium, fosfor, besi, belerang, vitamin A, vitamin B1, dan vitamin C. Setiap 100 gram buah tomat mengandung sekitar 20-23 kalori. Tomat berkhasiat mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit, seperti influenza, radang prostat (prostatitis), kanker prostat, gusi berdarah (gingivitis), diabetes mellitus, kulit bengkak akibat keracunan, bisul di mulut, bisul di perut, pembersih hati, usus buntu, mempertahankan kebugaran tubuh, jerawat, dan wasir.

     Tomat bisa dikatakan sebagai jenis buah-buahan, namun dalam penggunaanya paling sering adalah sebagai sayuran. Rasanya yang asam seringkali dianggap menambah kelezatan banyak jenis masakan. Sebagai buah, tomat masak juga lezat dikonsumsi mentah dan ada yang menarik, yaitu tomat cukup enak untuk dibuat minuman buah atau jus. Lalu apa manfaat tomat bagi kesehatan, termasuk dilihat dari kandungan nurrisinya?
    Tomat diketahui mengandung sejenis antioksidan kuat yang disebut Lycopene dalam jumlah banyak, yaitu zat yang membuat warna merah pada buah ini. Bukan hanya itu, buah tomat juga telah terbukti mengandung suatu senyawa yang disebut sebagai asam alfa lipoic, yang bermanfaat membantu mengontrol glukosa dalam darah, meningkatkan vasodilatasi dan melindungi terhadap retinopati pada pasien diabetes, bahkan bisa membantu kelestarian otak dan jaringan saraf!. Senyawa nutrisi yang juga ditemukan dalam tomat termasuk kolin, merupakan nutrisi penting yang membantu tidur, fungsi gerak otot, belajar, dan fungsi memori. Kolin juga membantu untuk mempertahankan struktur membran sel, membantu transmisi impul saraf, membantu penyerapan lemak, dan mengurangi peradangan kronis. Beberapa Manfaat luarbiasa rutin makan tomat bagi kesehatan Mengkonsumsi semua jenis buah-buahan dan sayuran, termasuk tomat sangat bermanfaat bagi kesehatan. Diantaranya termasuk mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan bahkan kanker. Buah dan sayuran juga dikaitkan dengan kesehatan kulit dan rambut, meningkatkan energi, serta berat badan yang sehat. Secara keseluruhan, meningkatkan konsumsi buah-buahan dan sayuran secara signifikan mengurangi risiko obesitas bahkan kematian dini. Berikut beberapa manfaat penting makan tomat bagi kita : Menurunkan resiko Kanker : Karena tomat mengandung berbagai antioksidan kuat seperti vitamin C dan likopen, maka sering makan tomat bisa membantu mencegah pembentukan radikal bebas yang telah diketahui bisa menyebabkan kanker, termasuk jenis yang paling umum yaitu kanker prostat, dan kanker kolorektal(kanker usus). Likopen dalam tomat dikaitkan menurunkan resiko kanker prostat, sementara betakaroten yang tinggi pada tomat dikaitkan dengan pencegahan kanker kolorektal. Menurut American Cancer Society , beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa orang dengan diet kaya tomat mungkin memiliki risiko lebih rendah terhadap jenis kanker tertentu, terutama kanker prostat, kanker paru, dan kanker kolorektal. Penelitian lebih lanjut berbasis manusia masih diperlukan untuk mengetahui apa sebenarnya peran likopen dalam pencegahan atau pengobatan kanker. Menormalkan Tekanan darah : Mengurangi asupan natrium sangat penting untuk menurunkan tekanan darah bagi penderita hipertensi, namun meningkatkan asupan kalium juga mungkin sama pentingnya karena efek vasodilatasinya. Menurut literatur, asupan kalium tinggi dikaitkan dengan penurunan risiko kematian dari semua penyebab hingga 20%. Dalam hal ini tomat juga tinggi akan kandungan kalium. Menyehatkan jantung : Serat, kalium, vitamin C, dan, kolin adalah senyawa yang ditemukan dalam jumlah cukup baik pada buah tomat, dan semuanya sangat diperlukan untuk mendukung kesehatan jantung. Peningkatan asupan kalium yang disertai dengan menurunkan asupan natrium adalah perubahan pola makan yang paling penting untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Asupan tinggi kalium juga terkait dengan penurunan risiko stroke, mencegah kehilangan massa otot, menjaga kepadatan mineral tulang, serta menurunkan pembentukan batu ginjal. Manfaat bagi diabetes : Penelitian telah menunjukkan bahwa penderita diabetes tipe dengan diet tinggi serat memiliki kadar glukosa darah yang rendah, dan pada diabetes tipe 2 mungkin mendapatkan manfaat untuk kadar gula darah, lipid, dan kadar insulin. Secangkir tomat menyediakan sekitar 2 gram serat. Meremajakan Kulit : Keberadaan Kolagen(zat yang mendukung kulit), keberadaannya sangat bergantung pada vitamin C. Hal ini karena vitamin C adalah nutrisi penting yang bekerja dalam tubuh sebagai antioksidan, yang berguna untuk mencegah kerusakan kulit akibat panas matahari, polusi, kerutan, dan secara keseluruhan meningkatkan tekstur kulit. Mencegah sembelit : Sembelit adalah kondisi yang sangat menyiksa, dan jika sering terjadi bahkan bisa meningkatkan resiko kanker usus. Makan makanan yang tinggi kandungan air dan serat seperti halnya tomat bisa membantu untuk terhidrasi dan melancarkan BAB. Serat sangat penting untuk meminimalkan kejadian sembelit dan mengeluarkan seluruh feses tanpa tersisa. Manfaat bagi kehamilan : Tomat mengandung folat, dimana nutrisi yang bernama folat ini sangat terutama bagi wanita hamil. Hal ini berguna untuk melindungi janin dari resiko cacat tabung saraf. Mencegah depresi : Selain penting bagi janin, Asam folat dalam tomat juga bisa membantu meredakan depresi dengan cara mencegah kelebihan pembentukan homosistein dalam tubuh. Kelebihan hormon ini bisa menghambat darah dan nutrisi untuk mencapai otak. Kelebihan homosistein juga akan mengganggu produksi hormon bahagia yaitu serotonin, dopamine, dan norepinephrine, yang mengatur suasana hati, tidur dan nafsu makan juga.

     Menurut sebuah penelitian, pria yang mengkonsumsi buah tomat dua atau tiga kali sehari dalam seminggu akan memiliki kualitas sperma yang baik. Sperma yang dihasilkan pun akan jauh meningkat. Fakta yang lebih menarik lagi adalah tomat dapat menyingkirkan ketidaksuburan pada pria. Jumlah rata-rata sperma pria kini mengalami penurunan. Faktor polusi lingkungan dan perubahan gaya hidup modern ikut berkontribusi dalam penurunan performa sperma. Contohnya, kebiasaan menaruh telepon genggam di kantong celana, meletakkan laptop di paha, terlalu sering mengonsumsi junk food, atau melakukan olahraga yang berlebihan. Jika Anda dan pasangan telah mencoba beragam cara untuk mendapatkan keturunan, tak ada salahnya anda dan pasangan menerapkan gaya hidup sehat dengan cara konsumsi tomat secara rutin.
Mengapa tomat baik untuk kesuburan?
Tomat mengandung lycopene yang juga dikenal dengan pigmen merah. Fungsinya adalah meningkatkan jumlah sperma hingga 70 persen. Penikmat tomat dengan sperma bentuk abnormal akan berubah menjadi normal. Kandunganlycopene yang ada di tomat berkontribusi 8-10% dalam membentuk sperma normal. Meski tampak kecil, kondisi ini akan membuat perbedaan yang signifikan bagi pasangan yang ingin memiliki keturunan.
Tak hanya itu, lycopene dalam tomat juga berkontribusi dalam mengurangi kerusakan DNA serta meningkatkan kematangan sperma dengan cepat. Inilah yang menjadi alasan mengapa para ahli selalu menganjurkan untuk memasukan tomat ke dalam daftar diet, seperti yang ditulis Boldsky.


     Berdasarkan penelitian, likopen sangat baik untuk pria. Mereka yang mengonsumsi tomat dan produk olahan tomat diperkirakan memiliki risiko kanker prostat lebih rendah. Yang patut dicatat adalah mengonsumsi tomat yang sudah diolah lebih baik daripada mengonsumsi secara mentah. Likopen dari tomat yang sudah diolah ataupun yang sudah di jus ternyata lebih mudah dicerna tubuh dibandingkan dengan likopen yang berasal dari tomat mentah. Mengolah tomat membantu lepasnya likopen dari sel-sel dalam tomat. Likopen sendiri merupakan jenis lemak yang larut. Jikapun tidak dijadikan jus, memasak tomat dengan minyak akan membantu pelepasan likopen dari selnya. Selalu perhatikan untuk tidak menambahkan gula atau garam berlebihan saat memasak tomat.

diantaranya manfaat tersebut yaitu :

Menurunkan kolesterol
Jus tomat diduga mampu mengurangi kolesterol jahat sebanyak 10 persen. Syaratnya cukup dengan mengonsumsi 25 miligram likopen per hari. Hanya saja karena studi ini masih terbilang baru, maka hasilnya pun masih membutuhkan penelitian lebih mendalam.

Meminimalisasi risiko kanker prostat

Konsumsi 10 porsi tomat atau lebih dalam seminggu diduga mampu memangkas risiko terkena kanker prostat hingga 18 persen. Hal ini diperkirakan karena likopen adalah antioksidan yang melindungi sel dari kerusakan.Jika Anda ingin mengonsumsi jus tomat sesuai anjuran ini, pastikan juga untuk menjalani gaya hidup sehat, seperti olahraga secara teratur dan hentikan kebiasaan merokok.

Menurunkan tekanan darah
Manfaat tomat pada tekanan darah diduga baru bisa terasa setelah mengonsumsi tomat secara teratur, setidaknya selama delapan minggu. Namun hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut. Jika Anda menderita hipertensi, tidak ada salahnya mengonsumsi tomat secara teratur. Namun jangan menggantikan obat anti-hipertensi Anda dengan tomat.

Menurunkan risiko serangan jantung
Khasiat ini baru terbukti pada tikus. Tikus yang diberikan likopen memiliki tekanan darah yang lebih bagus dan memiliki lebih sedikit jaringan yang rusak, setelah terkena serangan jantung. Sayangnya, studi yang melibatkan manusia belum dilakukan. Untuk studi yang melibatkan manusia, likopen dipercaya dapat meningkatkan harapan hidup penderita gagal jantung. Namun seperti penyakit lainnya, diperlukan bukti ilmiah lebih kuat mengenai hal ini.

Mengurangi risiko stroke
Sebuah studi di Finlandia menyebutkan bahwa mengonsumsi banyak likopen dari tomat sangat terkait dengan penurunan risiko stroke hingga 65 persen.Banyak sekali manfaat yang bisa didapatkan berkat mengonsumsi jus tomat, bukan? Tidak ada salahnya untuk mulai menjadikan jus tomat sebagai salah satu minuman untuk menemani aktivitas sehari-hari. Dapatkan manfaat positif yang berlipat ganda sembari tetap menjalani pola hidup sehat.
loading...

"Lebih baik aku lelah mengejar matahari, daripada aku berdiam diri menunggu bintang jatuh"

Share this

Related Posts

loading...